Connect with us

MEDAN

Sosiolog : Istri Pembunuh Hakim PN Medan Memiliki Hidup Materialistis

Published

on

Tiga tersangka berinisial JP, RF dan ZH sampai kini masih terus menjalani pemeriksaan lebih jauh, terkait keterlibatannya dalam peristiwa pembunuhan ini.

Sumutraya.com, Medan – Sosiolog Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Badaruddin, MA mengatakan tersangka ZH (41) seorang isteri dengan tega membunuh suaminya Jamaluddin, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, kemungkinan memiliki hidup materialistis dan suka hura-hura.

“Hal ini dibuktikan dengan mudahnya tersangka untuk menyewa dua orang ‘eksekutor’ (pembunuh) untuk melenyapkan nyawa korban di dalam rumah,” kata Badaruddin di Medan, Minggu (12/1/2020).

Perbuatan keji dilakukan ZH, menurut dia tidak lagi memikirkan nasib anaknya berusia tiga tahun yang masih perlu pembinaan dari kedua orang tuanya.

“Pemikiran yang dilakukan ZH itu tidak begitu cerdas, apa yang akan terjadi ke depan nantinya, jika dia membunuh suaminya Jamaluddin,” ujar Badaruddin.

Ia menyebutkan, ZH dengan nekad membunuh korban, karena ada rasa takut, dan tidak lagi akan mendapatkan bantuan dana (biaya hidup) dari Jamaluddin.

Karena korban juga telah mengetahui bahwa ZH ada memiliki pria idaman lain (PIL) dan hal itu menyebabkan tersangka merasa sakit hati, serta dendam terhadap suaminya tersebut.

“Maka tersangka ZH dengan dua orang tersangka lainnya merencanakan pembunuhan terhadap korban,” ucap Guru Besar Fisip USU itu.

Badaruddin mengatakan, setelah ZH menghabisi nyawa suaminya itu, maka dipastikan seluruh harta yang ditinggalkan oleh Jamaluddin akan beralih kepada tersangka.

“Tersangka ZH benar-benar tidak setia terhadap suaminya, dan cukup licik. ZH juga ikut membantu dua orang pembunuh lainnya menghilangkan nyawa Jamaluddin, dan hal itu merupakan fenomena yang terjadi di masyarakat,” kata mantan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Sumatera Utara (USU) itu.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin mengapresiasi personel Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan dialami korban Jamaluddin, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, dan meringkus tiga orang tersangkanya.

“Kinerja yang dilakukan petugas kepolisian itu, perlu mendapat perhatian. Siapa saja yang tergabung dalam Tim Polda Sumut dan Polrestabes Medan yang menangani kasus pembunuhan itu perlu mendapat penghargaan,” kata Martuani.

Dalam mengusut kasus pembunuhan hakim itu, menurut dia Tim Polda Sumut bekerjasama dengan Polrestabes Medan.

“Namun akhirnya tiga orang tersangka, yakni ZH (41),JF (42) dan RF (29) berhasil diamankan petugas di lokasi berbeda, dan saat ini dilakukan penahanan dan penyidikan oleh Polda Sumut,” ujar Martuani.

Sebelumnya, Jamaluddin Hakim PN Medan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (29/11/2019).

Korban ditemukan warga di dalam satu unit mobil Toyota Land Cruiser Prado nomor polisi BK 77 HD warna hitam. Saat ditemukan jenazah Jamaluddin sudah membiru dengan kondisi terbaring di posisi bangku belakang. (mmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

MEDAN

Polres Medan Helvetia Mengevakuasi Truck di Bantalan Rel Kereta Api

Published

on

Kapolsek dan warga saat mengevakuasi truck dari bantalan rel kereta api.

Sumutraya.com, Medan – Kapolsek beserta Anggotanya dengan cepat mengevakuasi Truck yang mengalami rusak tepat di bantalan rel kereta api di jalan Asarama kelurahan Dwikora kecamatan Medan Helvetia (14/2/2020), pukul 11.00 wib.

Dengan cepat dan sigap Kapolsek membagi tugas anggotanya untuk menangani permasalahan yang terjadi,

Yang mana sempat terjadi kemacetan panjang, dan kereta api sempat pula berhenti dikarenakan truck yang mengalami rusak tersebut,

Tidak memakan waktu yang terlalu lama, Kapolsek dan anggotanya serta dibantu beberapa warga dapat mengevakuasi truck dari bantalan rel kereta api tersebut.

“Kendaraan truck Saya tadinya mati mesin dengan tiba – tiba di tengah – tengah rel kereta api, dan sempat mengalamai kemacetan dan kereta api sampai berhenti.

Terima kasih kepada Kapolsek dan jajarannya serta warga yang telah membantu mengevakuasi truck Saya”. Ungkap M.Bakri. (lel)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MEDAN

Pembunuh Jamaluddin Bakar Barang Bukti untuk Hilangkan Jejak

Published

on

Dalam rekonstruksi tersebut, adegan langsung diperagakan oleh dua tersangka yakni tersangka JP dan RF. Sedangkan tersangka ZH tidak dihadirkan oleh penyidik.

Sumutraya.com, Medan – Setelah membuang jenazah hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin di Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, dua tersangka yakni JP dan RF menghilangkan sejumlah barang bukti dengan cara dibakar.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak, dalam rekonstruksi tahap tiga, Selasa (21/1/2020), mengatakan, sejumlah barang bukti dihilangkan dengan cara di buang dan dibakar.

Adapun barang bukti yang dibuang yakni satu buah sarung tangan dan dua unit Handphone yang digunakan pada saat eksekusi.

“Untuk barang bukti sarung tangan dibuang di Desa Suma Dame, yang tidak jauh dari lokasi pembuangan jenazah. Sedangkan barang bukti handphone dibuang di sungai di Desa Namo Rih,” katanya.

Sementara untuk barang bukti yang dibakar kata Maringan, yakni sepatu, jaket, baju dan juga helm. Barang bukti tersebut dibakar di rumah tersangka RF di Jalan Anyelir, Kecamatan Medan Tuntungan.

“Barang-barang ini yang mereka gunakan saat eksekusi. Semua barang bukti dihilangkan oleh para tersangka. Tapi kita mendapatkan saksi yang melihat mereka keluar dari lokasi,” ujarnya.

Dalam rekonstruksi tersebut, adegan langsung diperagakan oleh dua tersangka yakni tersangka JP dan RF. Sedangkan tersangka ZH tidak dihadirkan oleh penyidik.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan rekonstruksi tahap pertama dan tahap kedua.

Pada tahap pertama, pihak kepolisian yang menghadirkan para pelaku yakni ZH, JP dan RF melakukan rekonstruksi terkait perencanaan pembunuhan nyawa Jamaluddin.

Pada tahap kedua, pihak kepolisian kembali menghadirkan para pelaku, di mana reka adegan berlangsung di kediaman Jamaluddin.

Di tahap kedua, polisi melakukan reka adegan di lokasi pembuangan jasad Jamaluddin di Dusun II Desa Suka Damai Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. (nur)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MEDAN

Polisi akan Gelar Rekonstruksi Tahap Tiga Pembunuhan Jamaluddin

Published

on

Rekonstruksi tahap tiga ini direncanakan akan dilakukan pada Selasa (21/1/2020) mulai pukul 10.00 WIB di dua lokasi berbeda.

Sumutraya.com, Medan – Tim gabungan Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan akan kembali menggelar rekonstruksi atau reka ulang adegan kasus pembunuhan berencana hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin.

Rekonstruksi tahap tiga ini direncanakan akan dilakukan pada Selasa (21/1/2020) mulai pukul 10.00 WIB di dua lokasi berbeda.

“Dalam rekonstruksi nanti akan dilakukan reka perjalanan pulang dan pembakaran pakaian para tersangka,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak, di Medan, Senin (20/1/2020).

Mengenai lokasi rekonstruksi kata Maringan, ada beberapa lokasi nantinya akan dilakukan reka adegan.

“Dari Kutalimbaru sampai dengan di Selayang, yakni rumah Reza. Nanti kita kumpul di Polsek Pancur Batu,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan rekonstruksi tahap pertama dan tahap kedua.

Pada tahap pertama, pihak kepolisian yang menghadirkan para pelaku yakni ZH, JP, dan RF melakukan rekonstruksi terkait perencanaan pembunuhan nyawa Jamaluddin.

Pada tahap kedua, pihak kepolisian kembali menghadirkan para pelaku, di mana reka adegan berlangsung di kediaman Jamaluddin.

Pada tahap kedua ini juga polisi melakukan reka adegan di lokasi pembuangan jasad Jamaluddin di Dusun II Desa Suka Damai Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang. (nur)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending