Connect with us

SIMALUNGUN

Polres Simalungun Rekayasa Lalu Lintas saat Natal dan Tahun Baru

Published

on

Rekayasa lalu lintas dilakukan di jalur Pematangsiantar - Parapat, Raya - Pematangsiantar dan Medan-Pematangsiantar.

Sumutraya.com, Simalungun – Polres Simalungun melakukan rekayasa arus lalu lintas di tiga kawasan untuk antisipasi kemacetan pada libur perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Kapolres AKBP Heribertus Ompusunggu melalui Kasat Lantas Iptu Jodi Indrawan, Rabu (24/12/2019) menyebutkan, rekayasa lalu lintas dilakukan di jalur Pematangsiantar – Parapat, Raya – Pematangsiantar dan Medan – Pematangsiantar.

Kendaraan roda enam dan lebih yang datang dari Kota Pematangsiantar dan Simpang Dolok Simarjarunjung tidak diperbolehkan melintas dari Kota Parapat.

Pengendara harus memutar melalui jalan alternatif Simpang Palang, Tiga Dolok – Simpang Sitahoan, namun dari arah Toba bisa melalui jalur Kota.

Kendaraan dari Saribu Dolok, Pematang Raya menuju Pematangsiantar dialihkan melalui Simpang Pane dan ke luar di Nagahuta, Rindam I Bukit Barisan.

Sedangkan dari arah Medan, secara situasional, seperti terjadi kemacetan dialihkan melalui Simpang Serbalawan, Dolok Merangir, Laras, Pematang Bandar menuju Simpang Kerasaan.

Jodi mengatakan, rekayasa lalin yang diterapkan mulai 23 Desember 2019 untuk untuk antisipasi kemacetan guna terciptanya keselamatan, ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Untuk itu, dia mengharapkan kerja sama Pemerintah Daerah dan dukungan masyarakat. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SIMALUNGUN

Pesanan Kamar Hotel di Berastagi dan Danau Toba Naik Menjelang Imlek

Published

on

Pesanan hotel di kawasan Berastagi sudah 60-80 persen dari kapasitas kamar hotel yang tersedia di kawasan itu.

Sumutraya.com, Medan – Angka pesanan kamar hotel berbintang di Berastagi, Karo dan Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, untuk libur Tahun Baru Imlek 2571 atau 2020 M, terus naik.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S Wardhana di Medan, Selasa (14/1/2020), mengatakan pesanan paling banyak terjadi untuk hotel di kawasan Berastagi, Karo.

Pesanan hotel di kawasan Berastagi sudah 60 – 80 persen dari kapasitas kamar hotel yang tersedia di kawasan itu.

“Diprediksi hunian hotel di kawasan Berastagi itu bisa 100 persen pada libur Imlek,” ujarnya.

Sementara pesanan kamar hotel di Danau Toba, meski sudah naik, namun belum sampai 60 persen.

Meski masih lebih rendah dari pesanan kamar hotel di Berastagi, ujar Denny, manajemen hotel di kawasan Danau Toba berkeyakinan kuat, tingkat hunian bisa penuh atau setidaknya 70 – 80 persen.

“Di Medan sendiri, pesanan kamar hotel belum menunjukkan peningkatan untuk libur Imlek,” ujar Denny, pengelola Garuda Plaza Hotel, Medan.

Denny menyebutkan, pengelola hotel di Sumut berharap, tingkat hunian hotel bisa lebih tinggi dari 2019. Walaupun pengelola masih ragu bahwa tahun 2020, bisnis hotel bisa lebih baik dari 2019.

Keraguan mengacu pada kondisi ekonomi secara global yang masih belum membaik pada tahun 2020. (eva)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SIMALUNGUN

Lomba Solu Bolon Diikuti 9 Tim Perahu

Published

on

Solu Bolon, adalah perahu dayung dengan ukiran yang menampilkan ragam budaya masyarakat Batak.

Sumutraya.com, Simalungun – Lomba Solu Bolon yang digelar dalam rangkaian Festival Danau Toba, diikuti 9 tim perahu dari berbagai daerah di Pantai Bebas Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (10/12/2019).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Ria Nofida Telaumbanua, mengatakan Solu Bolon adalah perahu dayung dengan ukiran yang menampilkan ragam budaya masyarakat Batak.

“Kegiatan itu harus diperbanyak menjadi salah satu daya tarik wisatawan. Sebelumnya di Balige juga pernah digelar Solu Bolon (tradisi). Di sini kita buatkan Solu Bolon (dragon) ini kan rame,” katanya di Pantai Bebas Danau Toba, Parapat.

Dikatakannya, sesuai aturan setiap tim itu ada 12 orang, dua orang cadangan.

“Sebenarnya peminatnya besar, Balige mau kirim tapi persiapannya kurang karena stamina harus fit mempergunakan tenaga yang kuat, harus cek kesehatan sanggup tidak dia mengikuti lomba ini. Jangan nanti di Danau itu risikonya berat, apalagi ini dilihat pengunjung dari luar negeri,” terangnya.

Menurutnya, 9 tim jadi peserta yang bertanding itu bukan hasil seleksi namun memang sudah siap secara fisik untuk bertanding.

“Kalau untuk Solu Bolon ini saya rasa terbatas orangnya, tidak semua bisa. Karena secara fisik orangnya harus siap. Apalagi ini kelompok juga. Secara fisik dan tim juga diperlukan. Karena kan kegiatan kita di Danau Toba, jadi harus seimbang kegiatannya di darat dan di air,” katanya.

Ke depan, lanjutnya, ini menjadi tolak ukur Pemprov Sumut untuk lebih baik lagi, lebih banyak lagi kegiatannya dan persiapannya lebih matang lagi.

“Banyak yang datang, bukan hanya di sekitar kita, dari luar kota juga bisa datang,” katanya.

Kordinator Pelaksana Solu Bolon, Terbit Tarigan menambahkan Solu Bolon ini merupakan tradisi yang sudah dilakukan nenek moyang yang digunakan untuk mencari ikan.

“Saat ini ada permainan di Festival Danau Toba (FDT), makanya kita buat yang di air. Tahun depan akan ada lomba lainnya lagi seperti cari koin dalam air untuk anak-anak, karena tujuan kita salah satunya menarik wisatawan khususnya mancanegara yang ditargetkan pusat 1 juta namun Gubernur bilang jangan muluk-muluk sama bu Kadis, 500 ribu aja sudah bagus,” ujarnya. (ant)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SIMALUNGUN

Pembersihan Material Longsor Dilanjutkan, Lalu Lintas Parapat Buka Tutup Lagi

Published

on

Material longsoran Bukit Bangun Dolok di ruas jalan nasional jembatan kembar Sidua-dua di Desa Sibaganding.

Sumutraya.com, Simalungun – Tim gabungan melanjutkan upaya pembersihan sisa material longsoran Bukit Bangun Dolok di ruas jalan nasional jembatan kembar Sidua-dua di Desa Sibaganding, Kabupaten Simalungun, Selasa (15/1/2019).

Material lumpur, batuan dan batang pohon yang berada di gorong-gorong atau bawah jembatan turut disingkirkan demi lancarnya aliran air ke Danau Toba.

“Arus lalu lintas sementara kembali buka tutup,” kata Kapolsek Parapat, AKP Bambang Priyatno.

Kepolisian memprioritaskan arah Parapat ke Pematangsiantar, sedangkan sebaliknya secara situsional, melihat kondisi, bisa juga dari Simpang Palang Tiga Dolok – Sitahoan Girsang Sipangan.

Masyarakat dan pengguna jalan mengapresiasi kesigapan pihak kepolisian, kesatuan TNI, dan aparatur Pemerintahan Kecamatan dan Desa menangani bencana alam itu.

“Berulang-ulang terjadi, dan mereka bekerja tidak kenal waktu guna kelancaran lalulintas,” kata Misno (42), warga Kota Pematangsiantar.

Pedagang keliling itu meminta Pemerintah bertindak sigap dan segera penanganan longsor secara tuntas untuk kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan.

Bukit Bangun Dolok longsor pada 18 Desember 2018 dan berkelanjutan sampai 13 Januari 2019. (war)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending