Connect with us

MEDAN

Oknum Pilot Helikopter Polri Diminta Polda Sumut untuk Diganti

Published

on

Wakapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto. (kiri)

Sumutraya.com, Medan – Polda Sumatera Utara minta kepada Badan Pemeliharaan dan Keamanan Polri segera mengganti Iptu “T”, oknum pilot helikopter milik Polri, karena mengangkut pengantin dr Fihzan dan dr Sartika, di Lapangan Haji Adam Malik, Pematang Siantar.

Wakapolda Sumut Brigjen Agus Andrianto, dalam temu pers, di Mapolda Sumut, di Medan, Senin (5/3/2018), mengatakan oknum pilot yang dianggap melakukan pelanggaran itu diminta segera diganti dengan pilot yang berperilaku baik dan memiliki disiplin yang tinggi.

Polda Sumut, menurut dia, tidak ingin pilot Iptu T tetap berada BKO Polda Sumut, karena dianggap telah melakukan kesalahan.

“Tindakan pilot yang membawa sepasang pengantin terbang dengan menggunakan helikopter dinas milik Polda Sumut, akhirnya menimbulkan masalah karena menjadi viral di media sosial, ujar Brigjen Agus.

Ia mengatakan, kasus yang dilakukan pilot tersebut, dengan menerbangkan helikopter dari Medan tujuan Pematang Siantar, tanpa mendapat izin dari Karo Ops Polda Sumut dan Kapolda Sumut merupakan pelanggaran etika serta disiplin.

Sehubungan dengan itu, maka Polda Sumut juga melaporkan oknum pilot itu ke Ditpol Udara Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Baharkam) Polri, karena bukan organik di Polda Sumut.

“Baharkam Polri yang berwenang memberikan sanksi terhadap Iptu T, selaku atasan yang berwenang memberikan hukuman,” ujar jenderal bintang satu itu.

Wakapolda Sumut itu menyatakan, oknum pilot tersebut hanya BKO Polda Sumut sehingga pihaknya tidak berhak memberikan sanksi.

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan tim Polda Sumut, yakni Kabid Propam, Karo Ops, dan Irwasda memang helikopter itu membawa pengantin tersebut.

“Pihak Polda Sumut tidak tersangkut mengenai kasus helikopter itu, karena hal tersebut merupakan tanggung jawab personal, dalam hal ini adalah oknum pilot Iptu T,” kata mantan Direktur Reskrim Polda Sumut (2009-2011) itu pula.

Video yang menampilkan pasangan pengantin turun dari helikopter mirip dengan milik Polri di Lapangan Adam Malik Kota Pematang Siantar, membuat heboh. Helikopter dinas milik negara itu, dipergunakan orang yang bukan personel Polri.

Video tersebut direkam oleh warga dan diunggah ke media sosial (facebook) pada Minggu (25/2/2018). Dalam video itu tampak satu helikopter mirip milik Polri mendarat di Lapangan Adam Malik Pematang Siantar, Sumatera Utara. (mmd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

MEDAN

Polres Medan Helvetia Mengevakuasi Truck di Bantalan Rel Kereta Api

Published

on

Kapolsek dan warga saat mengevakuasi truck dari bantalan rel kereta api.

Sumutraya.com, Medan – Kapolsek beserta Anggotanya dengan cepat mengevakuasi Truck yang mengalami rusak tepat di bantalan rel kereta api di jalan Asarama kelurahan Dwikora kecamatan Medan Helvetia (14/2/2020), pukul 11.00 wib.

Dengan cepat dan sigap Kapolsek membagi tugas anggotanya untuk menangani permasalahan yang terjadi,

Yang mana sempat terjadi kemacetan panjang, dan kereta api sempat pula berhenti dikarenakan truck yang mengalami rusak tersebut,

Tidak memakan waktu yang terlalu lama, Kapolsek dan anggotanya serta dibantu beberapa warga dapat mengevakuasi truck dari bantalan rel kereta api tersebut.

“Kendaraan truck Saya tadinya mati mesin dengan tiba – tiba di tengah – tengah rel kereta api, dan sempat mengalamai kemacetan dan kereta api sampai berhenti.

Terima kasih kepada Kapolsek dan jajarannya serta warga yang telah membantu mengevakuasi truck Saya”. Ungkap M.Bakri. (lel)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MEDAN

Pembunuh Jamaluddin Bakar Barang Bukti untuk Hilangkan Jejak

Published

on

Dalam rekonstruksi tersebut, adegan langsung diperagakan oleh dua tersangka yakni tersangka JP dan RF. Sedangkan tersangka ZH tidak dihadirkan oleh penyidik.

Sumutraya.com, Medan – Setelah membuang jenazah hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin di Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, dua tersangka yakni JP dan RF menghilangkan sejumlah barang bukti dengan cara dibakar.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak, dalam rekonstruksi tahap tiga, Selasa (21/1/2020), mengatakan, sejumlah barang bukti dihilangkan dengan cara di buang dan dibakar.

Adapun barang bukti yang dibuang yakni satu buah sarung tangan dan dua unit Handphone yang digunakan pada saat eksekusi.

“Untuk barang bukti sarung tangan dibuang di Desa Suma Dame, yang tidak jauh dari lokasi pembuangan jenazah. Sedangkan barang bukti handphone dibuang di sungai di Desa Namo Rih,” katanya.

Sementara untuk barang bukti yang dibakar kata Maringan, yakni sepatu, jaket, baju dan juga helm. Barang bukti tersebut dibakar di rumah tersangka RF di Jalan Anyelir, Kecamatan Medan Tuntungan.

“Barang-barang ini yang mereka gunakan saat eksekusi. Semua barang bukti dihilangkan oleh para tersangka. Tapi kita mendapatkan saksi yang melihat mereka keluar dari lokasi,” ujarnya.

Dalam rekonstruksi tersebut, adegan langsung diperagakan oleh dua tersangka yakni tersangka JP dan RF. Sedangkan tersangka ZH tidak dihadirkan oleh penyidik.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan rekonstruksi tahap pertama dan tahap kedua.

Pada tahap pertama, pihak kepolisian yang menghadirkan para pelaku yakni ZH, JP dan RF melakukan rekonstruksi terkait perencanaan pembunuhan nyawa Jamaluddin.

Pada tahap kedua, pihak kepolisian kembali menghadirkan para pelaku, di mana reka adegan berlangsung di kediaman Jamaluddin.

Di tahap kedua, polisi melakukan reka adegan di lokasi pembuangan jasad Jamaluddin di Dusun II Desa Suka Damai Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. (nur)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MEDAN

Polisi akan Gelar Rekonstruksi Tahap Tiga Pembunuhan Jamaluddin

Published

on

Rekonstruksi tahap tiga ini direncanakan akan dilakukan pada Selasa (21/1/2020) mulai pukul 10.00 WIB di dua lokasi berbeda.

Sumutraya.com, Medan – Tim gabungan Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan akan kembali menggelar rekonstruksi atau reka ulang adegan kasus pembunuhan berencana hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin.

Rekonstruksi tahap tiga ini direncanakan akan dilakukan pada Selasa (21/1/2020) mulai pukul 10.00 WIB di dua lokasi berbeda.

“Dalam rekonstruksi nanti akan dilakukan reka perjalanan pulang dan pembakaran pakaian para tersangka,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak, di Medan, Senin (20/1/2020).

Mengenai lokasi rekonstruksi kata Maringan, ada beberapa lokasi nantinya akan dilakukan reka adegan.

“Dari Kutalimbaru sampai dengan di Selayang, yakni rumah Reza. Nanti kita kumpul di Polsek Pancur Batu,” ujarnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah melakukan rekonstruksi tahap pertama dan tahap kedua.

Pada tahap pertama, pihak kepolisian yang menghadirkan para pelaku yakni ZH, JP, dan RF melakukan rekonstruksi terkait perencanaan pembunuhan nyawa Jamaluddin.

Pada tahap kedua, pihak kepolisian kembali menghadirkan para pelaku, di mana reka adegan berlangsung di kediaman Jamaluddin.

Pada tahap kedua ini juga polisi melakukan reka adegan di lokasi pembuangan jasad Jamaluddin di Dusun II Desa Suka Damai Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deliserdang. (nur)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending